Biar Berkelok Harap
mungkin bagimu masih banyak debu
yang kubawa dari masa lalu
puing-puing gerimis memenuhi kepala
dengan sisa dedaun runtuh
sudah kubersihkan dengan tiap abjad
yang kau ucap padaku
dan kuanggap sebagai mantra
mengiringi semua langkah
masihkah tetap tak kau percaya?
bila kata bisa berubah
bukankah begitu juga bait
yang kubawa padamu
belenggu yang membuat gigil
hingga berserak peluh dan luka
bukanlah perih yang terus tertancap
di tiap celah waktu kita
pada retak malam yang lelap
sambil memeluk harapan
tataplah alur yang melaju
di situ esok kita akan hinggap
memang berkelok harap kita
tapi tetaplah abjad dan kata
tidaklah jadi sia-sia
-
Archives
- January 2009 (1)
- July 2008 (1)
- June 2008 (5)
- April 2008 (1)
- March 2008 (1)
- February 2008 (2)
- January 2008 (2)
- December 2007 (1)
- November 2007 (8)
- October 2007 (5)
- September 2007 (5)
- August 2007 (26)
-
Categories
-
RSS
Entries RSS
Comments RSS


